Alarm pesawat Amerika yang sedang mengudara terpaksa berbunyi keras yang biasanya sebagai peringatan akan adanya bahaya bom atau sejenisnya di dalam pesawat, ternyata hal itu disebabkan karena ulah seorang penumpang Yahudi fanatik yang berdoa di dalam pesawat dengan keras dan menimbulkan kekhawatiran ketika Yahudi tersebut meletakkan sebuah kotak yang berisi tulisan-tulisan dari kitab suci Yahudi di dahinya.
Menyusul adanya peringatan awal, pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Amerika Serikat Philadelphia di tengah kepungan pasukan keamanan yang bersenjata lengkap.
Seorang juru bicara Polisi Federal Amerika mengatakan: “Pesawat melakukan pendaratan darurat karena alasan-alasan keamanan di bandara di Philadelphia, Pennsylvania, karena tingkah laku yang tampak mencurigakan dari seorang penumpang yang akhirnya kemudian ditangkap dan diinterogasi untuk beberapa waktu.
Dunant Morgan seorang juru bicara untuk maskapai penerbangan AS menyatakan bahwa mereka telah mengecek isi pesawat namun tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan di sana. Greg Sule, juru bicara Air Transport dalam sebuah pernyataan mengatakan: “Departemen menerima pemberitahuan tentang adanya penumpang pesawat yang berperilaku mencurigakan pada Pesawat 3.079 – Cotokoa Airlines Penerbangan dari La Guardia Airport di New York menuju Louisville.”
Sumber keamanan di bandara yang meminta anonimitas menyatakan kepada AFP: “Orang Yahudi itu berdoa dengan suara keras dan menaruhnya di atas kepalanya dengan sebuah kotak.”
“Saya membayangkan bahwa perilaku dan tingkah laku yang mencurigan dari seorang penumpang pesawat, digunakan oleh para awak pesawat untuk melakukan pendaratan darurat di bandara Philadelphia.”
Sumber menambahkan: “Ada masalah dalam memahami yahudi itu, karena bahasa yang ia gunakan, dan yahudi itu kemudian mulai berdoa keras-keras dan menggunakan tulisan-tulisan suci.”
Biasanya umat Yahudi akan meletakkan kotak persegi kecil yang berisi tulisan-tulisan Taurat di tangan mereka dan menempelkan di kepala mereka dalam ritual yang mereka sebut sebagai “doa pagi”.
Sebelumnya, jurubicara Polisi Federal mengatakan: “Ada pesawat mendarat di Bandar Udara Internasional Philadelphia, dan semua unit kita dikerahkan ke daerah itu, dan berhasil ditangkap seorang pria yang melakukan tindakan yang mencurigakan.”(fq/imo)
Beritabisa di lihat dari sini


